HIPNOTERAPI  

Thursday, December 25, 2008

“Healing is not a condition of matter, but of mind”

Sebelum memahami tentang hipnoterapi kita mesti memahami dulu tentang hipnosis. Setiap budaya telah menggunakan hipnosis dalam berbagai bentuk. Bukti paling kuno dan nyata adalah keberadaan para dukun, yang biasanya juga dianggap sebagai tabib atau penyembuh. Dalam persiapan untuk melakukan penyembuhan, sang dukun melakukan berbagai hal untuk meningkatkan kemampuannya konsentrasi, misalnya dia akan berpuasa, tidak minum alkohol, dan lain-lain. Hal itu perlu dilakukan, karena ia membutuhkan kemampuan konsentrasi yang bagus. Karena ia membutuhkan konsentrasi biasanya mereka melakukan praktek di tempat yang “ideal”, agak gelap, tenang, terpisah dari keramaian, suatu tempat yang nyaman bagi dukun untuk masuk ke dunia “lain”. Biasanya diawali dengan lagu atau tarian yang dianggap mistis, pukulan drum, atau bunyi-bunyian lain, namun semuanya memiliki pola yang sama : monoton dan ritmik. Pengulangan bunyi-bunyian membuat kejenuhan, dan dukun dapat masuk dalam ketidaksadaran.


Pada tahun 1700 an, Franz Anton Mesmer (1733-1815) seorang dokter dari Austria menyadari fenomena penyembuhan tersebut. Mesmer percaya bahwa cairan kosmik tersimpan dalam suatu benda dan dapat ditransferkan untuk menyembuhkan seseorang. Pada pertengahan 1800-an Jhon Elliot menggunakan hipnosis untuk mengurangi rasa sakit. Di India , James Esdaile (1808-1859) menggunakan hipnosis sebagai pengganti bius untuk amputasi. Kemudian muncul Jean Martin Charcot (1825-1893) yang menganati kondisi trance sebagai kondisi histeria dan dikatagorikan sebagai aktivitas neurologi yang abnormal. Hipnosis kemudian semakin berkembang , dengan munculnya Leibualt, Bernheim, Freud, erikson, dan lain-lain
Kata hipnosis, menurut Kamus Encarta memiliki dua makna:
• Suatu kondisi yang menyerupai tidur yang dapat secara sengaja dilakukan kepada orang, di mana mereka akan memberikan respons pada pertanyaan yang diajukan dan sangat terbuka dan reseptif terhadap sugesti yang diberikan oleh hipnotis.
• Teknik atau praktik dalam mempengaruhi orang lain untuk masuk ke dalam kondisi hipnosis.
Para pakar hipnosis juga memberikan definisi masing-masing untuk kata hipnosis. Beberapa definisi itu, antara lain:
• hipnosis adalah suatu kondisi di mana perhatian menjadi sangat terpusat sehingga tingkat sugestibilitas meningkat sangat tinggi,
• hipnosis adalah seni komunikasi untuk mempengaruhi seseorang sehingga mengubah tingkat kesadarannya, yang dicapai dengan cara menurunkan gelombang otak,
• hipnosis adalah seni eksplorasi alam bawah sadar,
• hipnosis adalah kondisi kesadaran yang meningkat,
• hipnosis adalah suatu kondisi pikiran yang dihasilkan oleh sugesti.
Kata hipnotis seharusnya diartikan sebagai orang yang melakukan hipnosis atau juru hipnosis.

Sebenarnya hampir setiap hari kita mengalami kondisi yang menganut konsep dasar hipnosis, yaitu kita bekerja dengan pikiran bawah sadar bukan dengan pikiran sadar. Namun kondisi tersebut tidak banyak bermanfaat bagi kita karena kurangnya pengetahuan kita akan keadaan tersebut.
Saat menonton film dan adegan film sedang seru-serunya kita pasti merasa tubuh kita menjadi tegang, napas berubah, dan jantung kita berdebar lebih kencang. Mengapa? Bukankah kita tahu bahwa apa yang sedang kita tonton bukanlah suatu kejadian nyata? Pikiran sadar kita tahu bahwa film itu bukan sesuatu yang nyata, namun pikiran bawah sadar kita menerima apa yang kita lihat dan alami sebagai sesuatu yang nyata.
Saat menonton film, perhatian kita sangat terpusat pada apa yang sedang berlangsung di layar sehingga kita memblok suara-suara lain, misalnya suara batuk penonton lainnya, atau suara handphone yang berbunyi. Pada saat itu, kita sangat sadar dengan keberadaan diri kita yang sedang menonton film. Semua sensasi atau perasaan yang kita rasakan saat menonton film, misalnya perasaan sedih, gembira, kecewa, marah, jengkel, atau bahagia merupakan hasil kerja pikiran bawah sadar kita. Saat itu kita Sebenarnya berada dalam kondisi hipnosis.

AddThis Social Bookmark Button
Email this post


0 comments: to “ HIPNOTERAPI

Design by Amanda @ Blogger Buster